DYNAMIC PROGRAMMING
AHMAD SOFIYAN
2TA05
10315366
Definisi System Dynamic Programming
Dynamic programming problems adalah masalah multi
tahap(multistage) dimana keputusan dibuat secara berurutan (in sequence).
Pemrograman dinamis (dynamic programming) adalah metode
pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah
(step) atau tahapan (stage) sedemikian rupa sehingga solusi dari permasalahan
ini dapat dipandang dari serangkaian keputusan-keputusan kecil yang saling
berkaitan satu dengan yang lain. Penyelesaian persoalan dengan pemrograman
dinamis ini akan menghasilkan sejumlah berhingga pilihan yang mungkin dipilih,
lalu solusi pada setiap tahap-tahap yang dibangun dari solusi pada tahap
sebelumnya, dan dengan metode ini kita menggunakan persyaratan optimasi dan
kendala untuk membatasi sejumlah pilihan yang harus dipertimbangkan pada suatu
tahap.
Karakteristik Persoalan yang dimiliki oleh Program Dinamis:
Persoalan dapat dibagi menjadi beberapa tahap (stage), yang
pada setiap tahap hanya dapat diambil satu keputusan.
Masing-masing tahap terdiri dari sejumlah status (state)
yang berhubungan dengan tahap tersebut. Secara umum, status merupakan bermacam
kemungkinan masukan yang ada pada tahap tersebut. Jumlahnya bisa berhingga atau
tak berhingga.
Hasil dari keputusan yang diambil pada setiap tahap
ditransformasikan dari status yang bersangkutan ke status berikutnya pada tahap
berikutnya.
Ongkos (cost) pada suatu tahap meningkat secara teratur
(steadily) dengan bertambahnya jumlah tahapan.
Ongkos pada suatu tahap bergantung pada ongkos tahap-tahap
yang sudah berjalan dan ongkos pada tahap tersebut.
Keputusan terbaik pada suatu tahap bersifat independen
terhadap keputusan yang dilakukan pada tahap sebelumnya.
Adanya hubungan rekursif yang mengidentifikasikan keputusan
terbaik untuk setiap status pada tahap k memberikan keputusan terbaik untuk
setiap status pada tahap k + 1.
Prinsip optimalitas berlaku pada persoalan tersebut.
Langkah-langkah Pengembangan Algoritma Program Dinamis
sebagai berikut:
Karakteristikkan struktur solusi optimal.
Definisikan secara rekursif nilai solusi optimal.
Hitung nilai solusi optimal secara maju atau mundur.
Konstruksi solusi optimal.
Kelebihan dan kekurangan System Dynamic Programming
Kelebihan:
Mengoptimalkan penyelesaian suatu masalah tertentu yang
diuraikan menjadi sub-submasalah yang lebih kecil yang terkait satu sama lain
dengan tetap memperhatikan kondisi dan batasan permasalahan tersebut.
Proses pemecahan suatu masalah yang kompleks menjadi sub-sub
masalah yang lebih kecil membuat sumber permasalahan dalam rangkaian proses
masalah tersebut menjadi lebih jelas untuk diketahui.
Pendekatan dynamic programming dapat diaplikasikan untuk
berbagai macam masalah pemrograman matematik, karena dynamic programming
cenderung lebih fleksibel daripada teknik optimasi lain.
Prosedur perhitungan dynamic programming juga memperkenankan
bentuk analisissensitivitas terdapat pada setiap variabel status (state) maupun
pada variabel yang ada di masing-masing tahap keputusan (stage).
Dynamic programming dapat menyesuaikan sistematika
perhitungannya menurut ukuran masalah yang tidak selalu tetap dengan tetap
melakukan perhitungan satu persatu secara lengkap dan menyeluruh.
Kelemahan:
Penggunaan dynamic programming jika tidak dilakukan secara
tepat, akan mengakibatkan ketidakefisienan biaya maupun waktu. Karena dalam
menggunakan dynamic programming diperlukan keahlian, pengetahuan, dan seni
untuk merumuskansuatu masalah yang kompleks, terutama yang berkaitan dengan
penetapan fungsi transformasi dari permasalahan tersebut.
Masalah Alokasi Sumber Daya yang Terbatas
Model alokasi dalam permasalahan program linear merupakan
aplikasi yang paling praktis. Semua model alokasi biasanya mencoba untuk
mengalokasi-kan suatu sumber daya yang terbatas supaya mengoptimalkan hasil
dari alokasi itu. Sumber daya yang terbatas itu dapat berupa lahan, bahan
baku,tenaga kerja, mesin, modal, waktu, dan lain lain. Alokasi ini dilakukan
untuk memaksimalkan laba atau memperkecil biaya, atau mengoptimalkan
ukuran-ukuran efisiensi lain yang ditetapkan oleh keputusan pembuat
Masalah Muatan (Cargo-loading)
Cargo handling adalah kegiatan pelayanan terhadap muatan /
barang (keluar dan masuk) yang melalui bandar udara, meliputi loading
unloading, pemindahan dari pesawat udara ketempat penyimpanan (gudang cargo),
menyusun dan menyimpan barang tersebut serta menyerahkan kepada pemiliknya,
atau sebaliknya menerima dari si pemilik, disusun didalam tempat penyimpanan
(gudang cargo), dipindahkan dari tempat penyimpanan ke pesawat udara dan memuat
serta menyusun didalam ruangan compartment pesawat udara, dengan pengertian
bahwa melaksanakan semua kegiatan tersebut dengan pengetahuan serta keahlian.
Untuk kegiatan Loading, dilakukan pada saat Pre Flight
artinya kegiatan memuat barang (bagasi, kargo dan mail) dilakukan sebelum
pesawat melakukan penerbangan oleh petugas-petugas ground handling. Stage dalam
persoalan ini adalah jumlah barang yang harus diangkut dengan syarat tanpa
melampaui kapasitas serta dapat memaksimumkan pendapatan.
Sumber:
http://soalparna.blogspot.co.id/2015/03/teori-system-dynamic-programming.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar