MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN
NAMA
: AHMAD SOFIYAN
KELAS
: 1TA05
NPM
: 10315366
A. Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung Jawab adalah,
keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut
kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab,
menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah
laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab
juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung
jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa
setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau
bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan
demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang
berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain.
Dari
sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia
sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain
apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan
baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakat. Apabila dikaji,
tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau
dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari
perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain.
Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau
pihak lain.
Sebagai manusia yang
mempunyai nilai dan harga diri (ciri-ciri manusia modern) seseorang dituntut
untuk memiliki rasa tanggungjawab akan apa yang telah dilakukannya. Walaupun
seseorang itu berada dalam masyarakat tradisional (Gemeinschaft) dia
dituntut untuk memiliki sebentuk tanggung jawab seperti seorang kepala suku
yang diharuskan untuk mengorganisir perluasan wilayah untuk perburuan,
mengkoordinasi warga dalam menghadapi kelompok lain, memimpin perburuan dan
sebagai ketua peradilan untuk menyelesaikan konflik antar warganya menurut adat
dan norma-norma kesukuannya.
B. Macam-macam
Tanggung Jawab
1. Tanggung
Jawab terhadap Diri Sendiri
Tanggung
jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi
kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Dengan demikian bisa memeyahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya
sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia
juga pribadi.
Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat
sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari
pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal
ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun
yang tidak.
– Contoh :
Apabila
kita berjanji kepada diri sendiri untuk merubah tingkah laku kita yang buruk,
kita harus menepati janji tersebut, karena dengan menepati janji tersebut
berarti kita bertanggung jawab terhadap diri sendiri.
2. Tanggung
Jawab terhadap Keluarga
Keluarga
merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, isteri, ayah, ibu
anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota
keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut
nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan,
keselamatan dan kehidupan.
– Contoh :
Sebagai
kepala keluarga, seorang ayah harus bertanggung jawab kepada keluarganya untuk
memberi nafkah. Selain itu seorang ayah juga harus bertanggung jawab untuk
membimbing keluarganya.
3. Tanggung
Jawab terhadap Masyarakat
Pada
hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan
kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia
harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia
disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab
seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam
masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya
harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
– Contoh :
Seorang
ketua RT/RW harus bertanggung jawab kepada warganya. Apabila terjadi
perselisihan antar-warga, harus cepat ditangani dan jangan lepas tangan atas
kejadian yang terjadi dalam masyarakat.
4. Tanggung
Jawab terhadap Bangsa dan Negara
Manusia pasti hidup ditengah-tengah suatu Negara. Dan tentunya
anggota masyarakatnya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang
lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam Negara tersebut. Wajarlah apabila
segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada bangsa
dan negara.
– Contoh :
Sebagai
masyarakat Indonesia yang bertanggung jawab, kita seharusnya dapat membayar
pajak tepat waktu. Karena uang pajak juga untuk perkembangan pembangunan di
Indonesia, dan tentunya hasilnya pun untuk masyarakat Indonesia juga yang
menikmati.
5. Tanggung
Jawab terhadap Tuhan
Manusia
diciptakan oleh Tuhan pasti didasari dengan rasa tanggung jawab, dan manusia
dituntut untuk tahu mana yang benar dan mana yang salah atas perbuatannya.
Selain itu, manusia juga harus menjalani perintah-Nya dan menjauhi
larangan-Nya.
– Contoh :
Setiap
umat islam harus beranggung jawab dengan agamanya dengan menjalankan
perintah-peintah Allah SWT, seperti shalat 5 waktu, mengaji, berpuasa, dan
kegiatan agama lainnya.
C. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran,
pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang,
hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu
hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila orang bekerja keras sehari penuh
untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga. Lain
halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari
itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja Pengabdian kepada agama atau
kepada Tuhan terasa menonjolnya seperti yang dilakukan oleh para biarawan dan
biarawati.
Pada umumnya mereka itu adalah orang-orang yang terjun diladang
Tuhan karena kesadaran moralnya, karena panggilan Tuhan. Mereka meninggalakan
keluarga dan tidak akan berkeluarga. Pengabdian terhadap negara dan bangsa yang
juga menyolok antara lain dilakukan oleh pegawai negri yang bertugas menjaga
mercu suar di pulau yang terpencil. Mereka bersama keluarganya hidup terpencil
dari masyarakat ramai. Sementara itu setiap hari tiupan angin kencang dari laut
tidak pernah berhenti, apalagi bila terjadi badai. Mereka bersunyi diri dalam
pengabdian diri demi keselamatan kapal yang lalu lalang. Kesenangan yang dapat
dirasakan oleh pegawai negri dikota tidak dapat dirasakan, mungkin
sekali-sekali bila mereka memperoleh cuti.
Pengabdian dapat juga diartikan
sebagai pilihan hidup seseorang apakah ingin mengabdi kepada orangtua, kepada
agama dan Tuhan ataupun kepada bangsa dan negara dimana pengabdian akan
mengandung unsur pengorbanan dan kewajiban untuk melakukannya yang biasanya
akan dihargai dan tergantung dari apa yang diabdikannya. Sebagai contoh, bila
orang tua mengabdi untuk mengasuh anak-anaknya berkemungkinan besar nanti
anak-anaknya akan berbakti juga kepada kedua orangtuanya, biarawan/wati yang
mengabdi kepada agama dan Tuhannya nantinya akan dibalas amalannya di surga,
ataupun pengabdian seorang pegawai negeri pada bangsa dan negaranya biasanya
akan diberi semacam penghargaan atau tanda jasa dari negara yang bersangkutan.
D. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang
berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan
kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung
unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu pemberian yang didasarkan
atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan dalam arti
pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kit membaca
atau mendengarkan kotbah agama.
Dari
kisah para tokoh agama atau Nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana
semestinya wajib berkorbanan. Perbedaan antara pengertian pengabdian dan
pengorbanan tidak begitu jelas, karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan.
Antara sesama kawan, sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian
mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat
juga diterapkan kepada sesama teman. Pengorbanan merupakan akibat dari
pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan
dapat juga berupa jiwanya.
Pengorbanan
diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada
transaksi, kapan saja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada
perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu
misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian
selalu dituntut pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
Tanggung
jawab orang tua
( manusia dan tanggung jawab serta oengabdia)
( manusia dan tanggung jawab serta oengabdia)
Dalam kehiupan sehari-hari peranan orang tua sangat penting
terutama untuk perkembangan anak, oleh karena itu orang tua memiliki kewajiban
yang sangat penting dalam mendidik anak . kewajiban orang dalam kehidupan .
harus menjadi panutan yang baik untuk anaknya karena anak akan melihat dan
menyerap apa yang orang tua lakukanan. Pendidikan rohani juga hal yg vital
tertuama dalam membimbing sikap anak agar menjadi anak yang shaleh-sholeha .
tanggung jawab orang tua selain hal tersebut juga wajib mensekolahkan anaknya agar anak mendapat pendidikan dan mendapatkan ilmu dan sumber informasi yang luas, selain menambah hal tersebut sekolah juga dapat membangun/menggali potensi yang dimiliki anak dan kepercayaan diri pada anak. Dan masih banyak lagi tagging jawab orang tua pada anaknya.
tanggung jawab orang tua selain hal tersebut juga wajib mensekolahkan anaknya agar anak mendapat pendidikan dan mendapatkan ilmu dan sumber informasi yang luas, selain menambah hal tersebut sekolah juga dapat membangun/menggali potensi yang dimiliki anak dan kepercayaan diri pada anak. Dan masih banyak lagi tagging jawab orang tua pada anaknya.
SUMBER:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar